Thumb
Thumb

27 Dec, 2025

6 Poin Evaluasi Ketua Kwarda Sultra Saat Rapat Paripurna Andalan 2025

Rapat Paripurna Andalan Daerah

KENDARI - Andalan Kwartir Daerah Sulawesi Tenggara menggelar Rapat Paripurna Tahun 2025, Sabtu (27 Desember 2025) di Aula Kwarda. Ketua Kwarda, Asrun Lio, memimpin langsung rapat yang dihadiri hampir seluruh pengurus tersebut.

Ketua Kwarda menyampaikan pokok pikirannya berupa evaluasi program kerja tahun 2025 dan arahan kebijakan untuk tahun 2026. Dalam evaluasianya, dia menekankan pada 6 poin penting.

Pertama, Kak Asrun (sapaan akrabnya), mengapresiasi dedikasi seluruh andalan daerah yang telah mengawal roda organisasi sepanjang tahun 2025 di tengah dinamika sosial-ekonomi Sulawesi Tenggara.

Kedua, mengenai relevansi organisasi. Evaluasi, kata dia, bukan sekedar melihat angka serapan anggaran, melainkan sejauh mana program Pramuka dirasakan manfaatnya oleh Kwarcab dan peserta didik di 17 kabupaten kota.

Ketiga mengenai pencapaian Pramuka Garuda. Ia meminta andalan meninjau kembali target kuantitas dan kualitas Pramuka Garuda tahun ini. "Apakah sudah mencapai target Pramuka Garuda sebagai ikon Generasi Emas Sultra?" ucapnya.

Keempat ia menekankan sinergi lintas sektoral. Ketua Kwarda kerap kali mengingatkan untuk bekerja sama dengan pemerintah provinsi sebagai majelis pembimbing dan instansi terkait yakni Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga, serta BNPB dan SAR.

Kelima, soal kemandirian keuangan. "Optimalisasi badan usaha milik Kwarda baik itu kedai Pramuka atau unit usaha lainnya, untuk mendukung pendanaan mandiri kegiatan," kata Sekda Provinsi Sultra ini.

Keenam, berkaitan dengan respon terhadap isu daerah. Ia mengevaluasi peran Pramuka terlibat aktif dalam isu lokal seperti mitigasi bencana, pelestarian lingkungan pesisir, dan pencegahan stunting di pelosok Sultra.

Selain evaluasi, Asrun Lio juga memberikan arahan kebijakan untuk penyusunan program tahun 2026. Diantaranya penguatan kepada kwartir cabang, dengan proaktif melakukan pendampingan tidak hanya menunggu laporan.

Melakukan inovasi kegiatan, dengan mengalihkan pola kegiatan dari yang bersifat seremonial menuju kegiatan berbasis lifeskill dan teknologi tepat guna yang relevan kebutuhan Gen Z dan Gen Alfa.

Memulai persiapan yang matang jika terdapat agenda besar di tahun mendatang, seperti Jambore Nasional dan Lomba Tingkat Nasional. Sebab ajang itulah untuk menunjukkan kualitas dan kewibawaan Sulawesi Tenggara.

Selain itu, soliditas pengurus sangat diharapkan untuk memperkuat semangat kolektif kolegial dalam pengambilan keputusan. "Andalan Daerah harus menjadi teladan bagi anggota di tingkat bawah," katanya.

"Mari kita jadikan rapat paripurna ini menghasilkan dokumen rekomendasi yang konkret, realistis, dan memiliki indikator keberhasilan yang jelas untuk program kerja tahun berikutnya," tandasnya.