Badge/Lambang Kwartir Daerah Sulawesi Tenggara berbentuk perisai dengan warna dasar biru. Lambang ini menggantikan lambang Kwartir Daerah Sulawesi Tenggara yang sebelumnya berbentuk persegi lima. lambang Kwartir Daerah Sulawesi Tenggara diciptakan oleh Kak Arwadin ZAT pada tahun 1998, beliau merupakan seorang anggota Gerakan Pramuka yang saat ini menjabat sebagai Kapusdiklatda di Kwartir Daerah Sulawesi Tenggara.
Lambang ini secara resmi digunakan pada tahun 1998 berdasarkan Surat Keputusan Kwartir Daerah Sulawesi Tenggara Nomor 28 Tahun 1998, tentang Penyempurnaan Badge/Lambang Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Sulawesi Tenggara.
Lambang ini berbentuk perisai dengan tinggi 6,5 cm dan lebar 5 cm. Ada 9 karakter dan 5 warna yang mengisi lambang Kwartir Daerah ini, diantaranya :
A. Isi Lambang1. Perisai, berbentuk segi lima adalah alat untuk mempertahankan diri yang juga melambangkan sila-sila pada Pancasila
2. Bintang, karakter ini menggambarkan ketuhanan
3. Padi, merupakan simbol kemakmuran
4. Kapas, menggambarkan kesejahteraan
5. Kepala Anoa, merupakan gambar binatang endemik/khas Sulawesi Tenggara
6. Tali yang disimpul, melambangkan ikatan persaudaraan
7. Tunas Kelapa, melambangkan Gerakan Pramuka
8. Tulisan Sulawesi Tenggara, merupakan nama Daerah / Provinsi
9. Tulisan XX, melambangkan Kode Kwartir Daerah Sulawesi Tenggara
B. Warna1. Biru sebagai warna dasar menyimbolkan perdamaian
2. Kuning sebagai warna dasar Tulisan, Bintang dan Padi yang menyimbolkan keluhuran
3. Merah untuk warna tulisan Sulawesi Tenggara dan Tunas Kelapa melambangkan keberanian
4. Hitam untuk warna Kepala Anoa melambangkan ketangguhan
5. Putih untuk warna tulisan XX dan Tali melambangkan kesucian
Download SK Lihat / Unduh File